Posts

Showing posts with the label featured

Gajah di Pelupuk Mata Tak Tampak, Semut di Seberang Lautan Tampak

Image
Kira-kira, pernahkah kita merasa lebih mudah menilai kesalahan orang lain dibandingkan melihat kekurangan diri sendiri? Fenomena ini sering digambarkan dengan pepatah “gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak.” Dalam psikologi, perilaku ini dikenal sebagai bias atribusi, khususnya fundamental attribution error. Bias ini menggambarkan kecenderungan manusia untuk mengaitkan kesalahan orang lain dengan karakter atau sifat pribadi mereka, tetapi menghubungkan kesalahan diri sendiri dengan faktor eksternal. Misalnya, ketika seorang teman datang terlambat ke pertemuan, kita mungkin langsung menilai bahwa ia tidak disiplin atau tidak menghargai waktu. Namun, saat kita sendiri terlambat, kita cenderung membenarkan perilaku itu dengan alasan yang tampak masuk akal, seperti macet atau situasi darurat. Pola pikir ini secara tidak sadar melindungi ego kita, tetapi juga membuat kita sulit untuk bersikap objektif dalam menilai situasi. Dalam teori self-serving bias, dijelask...

Masihkah Bermental Inlander?

Image
Pernahkah anda mendengar istilah "inlander" ? Banyak orang—tentunya orang Indonesia—yang menganggapnya sebagai penyakit mental yang paling banyak menjangkiti orang Indonesia. “Inlander” berasal dari Bahasa Belanda yang memiliki arti “pribumi” atau “masyarakat asli’. Dalam Bahasa Inggris, kata ini berpadanan makna dengan kata “native”. Istilah ini bertitik tolak dari masa penjajahan Belanda yang pada saat itu membagi strata masyarakat menjadi tiga kelompok, yaitu 1) Orang Eropa, yaitu orang Belanda, Inggris dan bangsa eropa lainya. Meskipun bukan bagian dari Eropa, bangsa Jepang tergolong dalam kasta ini, akibat pengaruh yang kuat dari Kekaisaran Jepang pada masa itu, 2) Orang Timur Asing (Vreemde Osterlingen) yaitu keturunan dataran Tiongkok, Jazirah Arab dan India yang dianggap sebagai bangsa pendatang, dan 3) Orang Pribumi atau Inlander, yaitu bangsa pribumi asli Indonesia. Inlander adalah strata yang paling rendah dari ketiga kasta di atas. Mungkin mereka menganggapnya...

Belajar Dari Negeri Tetangga

Image
Sebagai negara yang tergolong memiliki daerah yang luas, Indonesia memiliki beberapa negara tetangga, di antaranya Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Selain itu, Indonesia berbatasan pula dengan Australia, Papua Nugini, dan Timor Leste—sebuah negara yang dulunya pernah menjadi bagian dari Indonesia. Dari beberapa nama negara tetangga tersebut, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam begitu menarik untuk diamati. Hal ini dikarenakan selain negara tersebut bertetangga, ketiganya memiliki kekerabatan yang sangat dekat dengan Indonesia, baik secara budaya maupun bahasa. Meskipun memiliki kosakata yang khas, namun secara garis besar bahasa masing-masing negara tersebut masih dapat dimengerti oleh negara yang lain. sumber: www.kryptomoney.com/securities-commission-of-malaysia-might-soon-bring-upon-a-regulated-crypto-framework/ Akan tetapi berbeda halnya dengan masalah ekonomi, sampai saat ini Indonesia masih belum seberuntung ketiga negara tersebut. Malaysia, Singapura, ...